it\'s meRaisya dilahirkan pada hari minggu, 1 Juni 2008 pkl. 03.15 WIB di RS Pusri Palembang. Proses kelahiran dimulai pada hari jumat malam (30/5), ketika ibunya mulai mengalami sakit, dan keluar vlek darah sedikit-sedikit. Hari Sabtu pagi (31/5), kami ke Klinik Bersalin Cabang Charitas untuk memastikan apakah kelahiran sudah dekat. Disana dinyatakan prose kelahiran masih lama karena masih bukaan 2 didalam, sehingga diperbolehkan pulang ke rumah terlebih dahulu. Sepanjang hari sabtu itu ibunya terus mengalami sakit dan tetap mengeluarkan vlek. Akupun masih sempat memberikan materi di kampus untuk pembekalan panitia Orkamsi 2008 pada pukul 14.00 WIB.

Pada sabtu malam pkl. 20.00 kami memutuskan untuk membawa ibunya ke RS Charitas, karena tingkat kesakitannya bertambah. Dengan mengendarai motor, kami berdua ditemani bapak dan ibu mertua sampai ke Charitas. Setelah diperiksa kondisinya masih dalam tahap bukaan 1 luar. Kami diminta menunggu, namun kami memilih untuk pulang terlebih dahulu karena kami pikir untuk menuju tahap bukaan 10 masih lama. Sepanjang perjalanan pulang ibunya mengeluh sakit, namun kami sampai di rumah pkl 10.30 malam dengan selamat.

Setelah sampai di rumah, ibunya terus mengeluh sakit dan sepertinya terus bertambah tingkat kesakitannya, hingga pada pkl 00.30 dia tidak tahan lagi dan mengajak kami ke RS Pusri yang jaraknya lebih dekat. Setelah sampai dan diperiksa, proses kelahiran sudah sampai pada bukaan 3, dan diperkirakan pada subuh nanti anak kami lahir. Kami ditawari apakah hendak memakai jasa dokter atau cukup bidan. Setelah diketahui bahwa kondisi persalinan normal kami memutuskan untuk menggunakan jasa bidan saja.

Proses persalinan berlangsung cepat, bukaan 4 s/d 10 berlangsung kurang lebih 2 jam. Pada saat itu ibunya mengalami sakit yang luar biasa, bahkan sering berteriak, dan menggengam pegangan besi pinggir ranjang karena menahan sakitnya. Aku dan ibu mertua berada disisinya sepanjang persalinan itu berlangsung. Pada pukul 03.15 anak kami lahir dengan selamat, demikian juga dengan ibunya. Alhamdullilah…

Bersambung….